« Pendek... | Main | Hampa »

kesalahan?

malam ini... aku mendapatkan pelajaran yang menenangkan hatiku... sungguh pelajaran yang teramat berarti dan aku bersyukur Allah telah mengajarkannya kepadaku...

Pernah ku mendengar sebuah kisah, yaitu ketika ada sepasang sahabat yang telah bertahun-tahun menjalin hubungan persahabatan yang teramat erat... hingga pada akhirnya salah satu dari sahabat tersebut melakukan sebuah kesalahan / mungkin sebuah kesalahpahaman semata. Dan hingga suatu saat, terjadilah kesalahan yang sepertinya tiada disengaja. Dapat dibayangkan pada saat kondisi tersebut, bisa jadi persabatan yang telah dibina selama bertahun-tahun lamanya akan hancur dalam hitungan detik, tragis bukan?

Padahal seandainya kita mau merenungkan kembali tentang kebaikan dan kenangan yang telah dilewatkan bersama... maka tiada akan sebanding antara kebaikan yang telah dipupuk dengan setitik noda kesalahan itu.

Entalah... cobalah untuk merenung kembali, mengapa hal tersebut dapat terjadi? mengapa kesalahan / aib setitik lebih mudah dikenang dari pada kebaikan-kebaikan melimpah meski besarnya melebihi gunung sekalipun, adakah yang salah dengan hati ini? Dan siapakah yang mengajarkan kita untuk menyulut sikap buruk itu? dimanakah senyum-senyum penuh keceriaan dahulu? dimanakah canda tawa itu? dan kini mengapa hanya kebencian saja yang tersisa? Padahal Allah yang maha Agung mengajarkan kita kata-kata maaf... sebuah perkataan yang sungguh agung bukan?

Kadang kita bertanya, kenapa sahabat itu melakukan kesalahan itu? dan pada akhirnya kita mengerti dia melakukannya bukan karena dia bodoh, bukan karena dia lupa atau tentu saja bukan karena dia sengaja melakukannya.. Namun tidakkah kita menyadari bahwasanya Allah sedang mengajarkan kepada kita untuk bersikap saling mengingatkan dalam kebaikan... 

Allah sedang menguji seberapa besar arti & nilai persahabatan itu. Adakah persabahatan itu hanya dikerenakan harta semata, ataukah karena hanya jabatan semata, ataukah persahabatan itu dikarenakan mengharapkan dipenuhinya keinginan-keinginan tertentu...

Bisa jadi dengan kejadian tersebut hubungan diataranya akan lebih dekat atau malah sebaliknya, Andaikan direnungkan kembali sahabat-sahabat terbaik saat ini adalah mereka yang telah berulang kali mengalami cobaan ini dan berhasil melaluinya dengan baik, sebuah kata maaf akan dengan mudahnya memberbaiki segala kondisi yang ada dan bahkan akan menambah kualitas persahabantan itu sendiri. Bagaimana bisa sebuah kesalahan saja menghancurkan segalanya? apakah selama ini persahabatan yang telah berusaha dibina hanyalah kehobongan semata, apakah selama ini hanya tipu daya semata? adakah persabahan itu hanya bersembunyi dibalik segala kebohongan belaka?

Dan ketika persahabatan itu benar-benar dilandasi rasa cinta hanya kepada Allah maka tahulah engkau seberapa ikhlas persabatan diatara kita... Engkau akan tahu nilai keagungan itu, seberapa tentram hati kita bila kita mengharapkan persahabatan hanya tulus karena Allah.. kau akan mendapatkan cinta yang benar-benar tulus

Sahabat yang baik akan selalu berada dibelakang kita tuk mendukung sekuat hati & tenaga, dikala susah menghampiri dan dia tidak akan meninggalkan kita hingga derita yang berkepanjangan pun datang menghampiri... sebab dia tiada dapat tidur dengan tenang, matanya tak akan dapat terpejam memikirkan kesalahan kita dan senantiasa berusaha untuk mengingatkannya dan membantu meringankan bebannya... Dan dikala sahabat merasakan kebahagiaan dia akan merasa turut senang dan bersyukur bahwa Allah telah mengaruniakan kebaikkan padanya, dan memohon kepada Allah agar kebahagiaan tersebut adalah sebagai jalan untuk dapat berbuat lebih baik lagi dan dihindarkan dari malapetaka.

Nabi Muhammad telah memberi contoh demikian bukan? begitu cintanya dengan umatnya, hingga tak gentar berjuang mempertaruhkan nyawanya untuk umatnya yang tidak dikenal sekalipun. Nabi mengharapkan kita semua selamat dunia dan akherat... mengapa nabi dapat berbuat demikian? Bagaimana dengan cinta Allah SWT kepada kita?

Ya Allah jadikanlah aku senantiasa mencintaimu, mencintai nabimu dan mencitai sahabat-sabahat beliau... dan karuniakanlah kepadaku untuk selalu mencintai keluargaku, mencintai ibuku, mencintai ayahku yang telah tiada, jadikan aku mencintai saudara-saudaraku, sahabat-sahabatku, karuniakanlah kepada ku cinta kepada istri dan anak-anak ku kelak Ya Allah... sebab hanya engkaulah yang menggengam hati ini..

Comments

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .